style
Langganan

Inilah 7 Manfaat Berhubungan Seks Bagi Pasutri - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia | Espos.id

by Jibi Solopos Detik  - Espos.id Lifestyle  -  Minggu, 29 September 2013 - 20:11 WIB

ESPOS.ID - Ilustrasi hubungan seksual (Dok/JIBI/Solopos)

Esposin, JAKARTA-- Hubungan intim bagi pasangan suami -istri (pasutri) selain meningkatkan keharmonisan rumah tangga ternyata juga berefek bagus bagi kesehatan. Para ilmuwan telah melakukan penelitian mengenai hal itu. Saat dilakukan hubunan seks, tubuh memproduksi hormon yang berdampak positif.

Berikut 7 manfaat sehat bercinta bagi tubuh, seperti dilansir Your Tango, Minggu (29/9/2013).

Advertisement

1. Mengurangi Efek Nyeri Kronis

Ketika Anda mengalami sakit kepala, bercinta bisa menjadi penyembuh alami bagi Anda. Stimulasi klitoris dan dinding vagina memicu pelepasan endorfin, kortikosteroid, dan penghilang rasa sakit alami lainnya. Sehingga Anda akan merasa sakit kepala dan nyeri otot semakin berkurang selama berhubungan intim.

Advertisement

Ketika Anda mengalami sakit kepala, bercinta bisa menjadi penyembuh alami bagi Anda. Stimulasi klitoris dan dinding vagina memicu pelepasan endorfin, kortikosteroid, dan penghilang rasa sakit alami lainnya. Sehingga Anda akan merasa sakit kepala dan nyeri otot semakin berkurang selama berhubungan intim.

Menurut Barry Komisaruk, PhD, profesor psikologi di Rutgers University dan penulis The Science of Orgasm, manfaat ini bahkan bisa dirasakan sebelum Anda orgasme dan bertahan selama dua hari.

2. Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Advertisement

Para peneliti dari Yunani juga menemukan bahwa pria yang memiliki setidaknya tujuh orgasme dalam sebulan memiliki risiko yang jauh lebih rendah untuk terkena kanker payudara.

3. Melatih Jantung

Ahli jantung mengungkapkan bahwa bercinta setara dengan aktivitas olahraga ringan sampai sedang, seperti jalan cepat, dalam intensitas meningkatkan kesehatan jantung.

Advertisement

Dalam latihan atau olahraga apapun, semakin kuat Anda maka semakin banyak manfaat yang didapat oleh jantung Anda. Bercinta terutama dalam posisi di atas akan membuat jantung Anda lebih terlatih karena biasanya membutuhkan usaha yang lebih banyak. Tak hanya itu, pada puncak orgasme, detak jantung Anda dapat lebih aktif seperti saat Anda sedang berjalan cepat atau jogging.

4. Melindungi Prostat

Pada tahun 2003, penelitian di Australia menemukan bahwa mereka yang rata-rata setidaknya melakukan empat ejakulasi dalam seminggu, sepertiga kali lebih rendah untuk terkena kanker prostat daripada mereka yang melakukannya lebih sedikit.

Advertisement

"Efeknya seperti ketika Anda rajin menguras pipa, maka pipa tersebut akan mengalami lebih sedikit penyumbatan," kata Irwin Goldstein, MD, kepala pengobatan seksual di Alvarado Hospital.

5. Meredakan Stres

Sebuah studi pada tahun 2005 menemukan bahwa pria dan wanita yang melakukan hubungan intim dua minggu sebelum hari yang mereka anggap menegangkan, seperti hari presentasi atau sidang, membuat mereka merasa lebih mudah saat menjalani hari tersebut.

Selama melakukan presentasi, tekanan darah sistolik mereka naik dan kemudian turun kembali ke tingkat normal lebih cepat daripada mereka yang tidak melakukannya.

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Penelitian dari Wilkes University menunjukkan bahwa responden yang berhubungan intim sekali atau dua kali seminggu memiliki tingkat antibodi pelawan infeksi 30 persen lebih tinggi dibandingkan responden yang tidak melakukannya.

Sementara pada tahun 2004, ilmuwan Jerman mengungkapkan hasil tes darah yang menunjukkan bahwa gairah dan orgasme pada pria meningkatkan kadar sel darah putih untuk melawan patogen tertentu. Efeknya sebanding dengan kegiatan penghilang stres lainnya, seperti olahraga dan mendengarkan musik, yang juga meningkatkan sekresi protein tertentu untuk bertahan dari infeksi.

7. Mengurangi Nyeri Vagina

Para ilmuwan di New Jersey menemukan bahwa wanita menopause yang berhubungan intim lebih dari 10 kali dalam setahun mengalami lebih sedikit atrofi vagina daripada mereka yang kurang sering bercinta.

Menurut Sandra Leiblum, PhD, terapis seks di New Jersey yang membantu melakukan penelitian, ini merupakan pertanda jaringan yang sehat. Sebab gairah dapat membawa darah ke vagina, memberikan nutrisi dan oksigen. Rutin melakukan hubungan intim akan membantu mencegah jaringan di area tersebut menipis dan kurang elastis seiring pertambahan usia, sehingga momen bercinta dapat tetap nyaman dan menyenangkan.

Advertisement
Rini Yustiningsih - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif